Langsung ke konten utama

Cirque du Soleil dan Siklus Wong Mbulet

 

Cirque du Soleil adalah ke-mbulet-an at it's finest

Orkestrasi dan pertunjukan yang ditampilkan cirque du soleil adalah bentuk nyata bahwa banyak orang mbulet di dunia ini. namun, bagaimana sebenarnya mbulet itu? apakah orang tersebut bentuknya bulat? Apakah orang tersebut suka melilit tali?  bukan itu buoss.
 
 
Mbulet disini diartikan orang yang tidak teguh pendirian, orang yang mengikuti kata orang lain, dan menjadikan diri mereka dihindari banyak orang. Tentu banyak sekali orang yang masuk kategori ini, mengingat zaman internet adalah waktu tampilnya banyak orang mbulet. Tapi, mengapa banyak orang cenderung menghindari dan tidak mau berurusan dengan orang mbulet
 
 
Dalam prakteknya, orang mbulet didefinisikan sebagai kategori manusia yang susah diatur, susah diajak kerjasama, dan menyusahkan ketika diajak bicara. Kadang bukan karena indra dan fisik mereka yang tidak normal, orang mbulet justru perawakan dan indra yang mereka miliki normal, pikiran mereka saja yang kacau. Manusia disabilitas dan berkebutuhan khusus tidak masuk dalam kategori orang mbulet, mengingat keterbatasan indra dan fisik  yang dimiliki
 
 

 
Menghadapi orang mbulet tak hanya butuh tenaga dan waktu ekstra, pikiran pun menjadi tidak sampai dibuatnya. Karena wong mbulet cenderung susah diatur, komunikasi yang baik dan efisien pun tidak bisa terjadi dengan mereka. Para mbuleters (komunitas mbulet) membuat diri mereka menjadi tidak terjangkau pikiran orang normal
 

 
 
Siklus orang mbulet biasanya diawali dengan kehidupan normal. Komunikasi normal, perilaku sesuai norma, gestur tubuh tidak mencurigakan. kemudian ada faktor masuk yang membuat mereka menjadi mbulet.
 
 
Bagaimana dengan Cirque de Soleil? Perusahaan hiburan asal Kanada ini adalah salah satu sirkus kontemporer yang didirikan oleh Guy Laliberte (personil Les Echassiers, sirkus asal desa Baie Saint Paul) tahun 1984.
 
 

Dreaming the unimaginable, creating the unexpected

Mimpi adalah inti dari Cirque de Soleil. Cirque de Soleil mengajak penonton untuk berpetualang jauh, merebut mimpi, dan mewujudkannya. Para pemain dan musisi berjibaku menciptakan kreasi dan keindahan untuk mewujudkan impian. Dengan lebih dari 400 orang kreatif dan spesialis yang bersedia menembus batas pertunjukan sirkus yang normal, cirque de soleil siap meramu inspirasi dan ide menjadi dunia magis penuh kejutan.

 

Para pemain dan aktor adalah energi utama dalam membentuk dunia kreatif yang dibangun cirque de soleil. Kebanyakan para pemain dan aktor merupakan atlet, pemain akrobat dan seni jalanan. Semangat dan passion pemain ditata untuk melewati batasan demi pertunjukkan yang mempesona. Lebih dari 1300 pemain dari 55 negara berada di Cirque de Soleil. Tiap pertunjukan menampilkan tak kurang dari 50 sampai 100 pemain, agar pertunjukkan tampil dengan maksimal dan semarak.

 

 

Tata panggung pun tak luput dari perhatian. Sebagai bagian integral untuk menyampaikan tema dan membentuk atmosfer khas Cirque de Soleil, tata panggung menambah estetika dan keamanan para pemain. Tata panggung diciptakan untuk demi lingkungan distingtif agar eksplorasi pemain berjalan maksimal. Keunikan dan keistimewaan tata panggung tak berjalan sempurna bila tidak disertai keamanan. Dengan percobaan berulang kali dan pengembangan terus menerus, keamanan para pemain dijamin.

 


 

Tak lengkap apabila pertunjukan tak disertai musik dan iringan lagu. Musik memegang peranan penting untuk membawa imaji kreasi menjadi bayangan asli. Cirque de Soleil membuat musik menjadi refleksi tema pertunjukan sambil menjaga ritme aksi pemain. Para musisi menampilkan secara langsung dan siap sedia mengatur tempo maupun improvisasi  untuk mengikuti laju pemain di panggung.

 

Cirque de Soleil menampilkan diri secara internasional tahun 1987. Dengan pendekatan yang berbeda pada sirkus kebanyakan, Cirque de Soleil mengembangkan ide yang tidak dijamah oleh sirkus lainnya. Set desain yang detail, tata panggung yang diapit penonton, dinamika audiens dan pemain yang interaktif (baik secara fisik maupun imaji) menjadi ciri khas yang mudah ditemui di tiap pertunjukan Cirque de Soleil. 

 

Ke-mbulet-an dan Cirque du Soleil adalah paradigma bayangan saya. Persiapan tata panggung, kesiapan pemain dan musisi dalam pertunjukkan adalah bentuk mbulet yang ideal menurut saya. Bayangkan se-mbulet apa hal yang harus disajikan agar penonton bisa menikmati dan mengagumi pertunjukkan yang ditampilkan Cirque du Soleil. Kurang Mbulet apa penampilan orang yang seperti ini di Cirque de Soleil?

 
 


Akhir kata, saya sampaikan selamat bertemu dengan Wong Mbulet di sekitar anda, Salam Mbulet!




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Scrollytelling : Bercerita Melalui Untaian Berita

Kian mudahnya akses informasi dan berita menjadikan dunia sesak penuh acara. Berbagai informasi diberikan, bermacam data ditampilkan, beraneka ragam konten disediakan demi memenuhi dahaga para pengguna dunia maya. Banyaknya informasi yang tersedia tidak menjadikan informasi yang tersedia berguna untuk kita. Tak semua informasi harus diceritakan, tak segala data harus dibacakan lantang. Pemilihan informasi yang sesuai kebutuhan dan tepat guna, menjadi kunci bagi kita dalam menjelajah dunia maya. Ketika informasi sudah diterima, tinggal pilihan bagi kita untuk mengelola informasi yang didapat. Disinilah Scrollytelling berperan untuk merangkai informasi yang sudah kita dapat. Namun, apa sebenarnya scrollytelling itu? Scrollytelling adalah salah satu kata yang saya dapat dari artikel Shorthand . Artikel tersebut menjelaskan secara gamblang tentang peran scroll(guliran) untuk menarik dan membuat informasi yang disediakan lebih menarik. Di media sosial yang membiasakan diri untuk...

Long Time No See, my Blog

 Tak terasa, sudah lama sekali saya menyentuh blog ini. Rasa ingin menulis yang sudah lama terpendam, tak sekalipun dapat memberontakkan diri untuk menolak. Setelah melalui proses survey attachment style, dan baru saya ketahui, ternyata saya adalah seorang fearful avoidant. Saya adalah seorang yang cenderung menghindari permasalahan, dan takut bila melakukan kesalahan.  Kedua sifat tersebut, menurut hemat saya, adalah bagian yang menjadi persoalan pelik bagi saya. Jikalau para oportunis mengambil kesempatan besar untuk menyerobot, barang tentu kesempatan tersebut akan saya berikan. Sejauh yang saya amati, personalitas dan karakter yang saya miliki, terasa sangat berbeda dibanding masa lalu. Saya seperti seorang anak yang kehilangan rasa percaya diri dan jati diri. Hal inilah yang menurut saya menjadi problem, dan seharusnya segera untuk diatasi. Kepribadian, laiknya suatu hal yang melekat dalam diri. Bagaikan lem, tentu saja kepribadian bisa ditata, dibentuk, maupun dihapuskan...

The Doom's Scroll : Social Media Effect

    Seringkali kamu menggulirkan media sosial tanpa kamu sadari dan pahami, itulah tanda tanda bahwa kamu sedang kena penyakit doomscrolling. Penyakit ini ditandai dengan perilaku "mindlessly scrolling media without thinking".    Di dunia dimana informasi begitu mudah diakses, segala informasi menjadi tidak berarti. Di suatu sisi kamu melihat konten tentang pembantaian rakyat palestina di gaza, menggulir sedikit kamu dapat informasi tentang kucing lucu, menggeser sedikit kamu dapat informasi tentang video edukasi. Ya, begitulah dunia informasi berkembang saat ini. Algoritma yang menyenangkan diri agar kamu bertahan di aplikasi. Tak peduli tentang informasi itu dipilah, tak diurusi konten yang harusnya dipilih. Kita semua cenderung seperti itu, dan para pengembang aplikasi tak peduli dengan konten itu. Yang terpenting bagi mereka adalah kita betah berlama-lama di aplikasi tersebut. Terserah kalian menjadi pembenci atau penyuka suatu jenis informasi, asal kalian disitu...