Dalam dunia yang serba konsumtif, segala barang adalah komoditas yang mempunyai nilai. Konsumsi pun tak melulu berkaitan dengan sandang pangan, melainkan hiburan dan permainan. Di tengah maraknya sosial media dan persona (influencer), semua orang berlomba untuk merebut perhatian para pengguna untuk mengkonsumsi konten mereka. Sosial media menjadi ladang bagi para petani konten, untuk disalurkan kepada para pembeli. Masyarakat konsumtif inilah yang menjadikan media sosial hidup. Sebagai produk, masyarakat konsumtif menghidupi para pembuat konten. Produksi demi produksi digalakkan demi menggaet atensi dan minat. Segala jenis hiburan diproduksi, mulai dari cerita lucu, cerita sedih, bahkan cara membuat cerita disediakan bagi para penikmatnya. Tentu tak semuanya buruk, namun konsumsi yang berlebihan menjadikan segalanya menjadi tak relevan. Demi menjadi relevan, kita menjadikan perilaku konsumsi sebagai hal yang biasa. Mengikuti algoritma dari berbagai media. FY...
Cirque du Soleil adalah ke-mbulet-an at it 's finest . Orkestrasi dan pertunjukan yang ditampilkan cirque du soleil adalah bentuk nyata bahwa banyak orang mbulet di dunia ini . namun , bagaimana sebenarnya mbulet itu ? apakah orang tersebut bentuknya bulat ? Apakah orang tersebut suka melilit tali ? bukan itu buoss. Mbulet disini diartikan orang yang tidak teguh pendirian , orang yang mengikuti kata orang lain , dan menjadikan diri mereka dihindari banyak orang . Tentu banyak sekali orang yang masuk kategori ini , mengingat zaman internet adalah waktu tampilnya banyak orang mbulet . Tapi , mengapa banyak orang cenderung menghindari dan tidak mau berurusan dengan orang mbulet ? Dalam prakteknya , orang mbulet didefinisikan sebagai kategori manusia yang susah diatur , susah diajak kerjasama , dan menyusahkan ketika diajak bicara . Kadang bukan karena indra dan fisik mereka yang tidak normal , orang mbulet justru perawakan dan indra yang...